Quotes of The Day

Thursday, January 15, 2009

Mengapa Beberapa Orang Kidal





Banyak orang tua dari anak-anak yang kidal mencemaskan keadaan ini dan bertanya-tanya apakah mereka tidak boleh mencoba memperbaikinya. Jawaban yang diberikan oleh kebanyakan ahli adalah : Tidak !. Jika ada presensi yang kuat bagi orang yang kidal itu, dan orang itu mampu mengerjakan sesuatu dengan baik dengan tangan kirinya, biarkan saja.


Kira-kira empat persen dari jumlah penduduk adalah kidal. Sepanjang sejarah banyak dari orang-orang jenius yang terbesar yang bertangan kidal ! Leonardo da Vinci dan Michelangelo, pemahat-pemahat terbesar sepanjang jaman, keduanya adalah kidal.


Tentu saja, kita hidup di masyarakat yang "menggunakan tangan kanan" – yaitu, kebanyakan dari hal-hal yang kita digunakan dibuat untuk orang-orang yang menggunakan tangan kanan. Tombol pintu, kunci-kunci, obeng-obeng, mobil-mobil, alat-alat musik – bahkan kancing baju kita – diatur untuk orang-orang yang menggunakan tangan kanan. Hal ini mungkin menyebabkan orang-orang yang menggunakan tangan kiri harus membuat penyesuaian tertentu, tetapi sebagian besar dari mereka dapat mengatasinya dengan sangat baik.


Tidak ada satu penjelasan yang diterima tentang apa yang membuat kebanyakan orang menggunakan tangan kanan dan sebagian kecil orang menggunakan tangan kiri. Ini adalah suatu teori: Tubuh tidaklah "simetris," yaitu, tidak sama persis pada kedua sisinya. Sisi kanan wajah kita sedikit berbeda dengan sisi kiri. Kaki kita tidak sama kuat. Ke dua telapak kaki kita agak berbeda ukurannya. Dan "asimetri" ini terjadi pada seluruh tubuh kita.


Sekarang jika kita berbicara tentang otak, kita menemukan bahwa sementara otak mempunyai belahan kanan dan belahan kiri, ke dua belahan ini tidak berfungsi dengan cara yang sam. Orang-orang berpendapat bahwa belahan kiri otak lebih dominan dari belahan kanan.


Saraf-saraf dari otak bersilang pada bagian leher dan sampai ke sisi tubuh di hadapannya. Belahan kanan otak melengkapi belahan kiri tbuh, dan sebaliknya.


Sekarang, karena belahan kiri otak lebih dominan, belahan kanan tubuh lebih terampil, lebih mampu melakukan segala sesuatu. Kit membaca, berbicara, dan bekerja dengan belahan kiri otak. Dan ini tentu saja membuat kebanyakan dari kita juga menggunakan tangan kanan. Tetapi dalam hal orang-orang kidal, ada "pembalikan". Belahan kanan otak lebih dominan, dan orang itu bekerja dengan sangat baik dengan belahan kiri tubuhnya

Wednesday, January 14, 2009

Bagaimana Kamu Dapat Mengetahui Jamur yang Beracun


Petunjuk terbaik yang harus diikuti tentang membedakan jamur-jamur yang aman dimakan dari jamur-jamur beracun adalah tidak mencobanya! Apa pun yang dikatakan seseorang, walau pun ada “cara-cara yang mungkin kamu ketahui untuk membedakan keduanya, kamu tidak boleh memakan atau bahkan mencicipi jamur yang kamu temukan tumbuh di suatu tempat. Satu-satunya jamur yang aman adalah jamur yang kamu beli di took makanan !
Ada begitu banyak gagasan yang salah yang dimiliki oleh orang-orang tentang jamur. Misalnya, beberapa orang menganggap bahwa jika jamur yang beracun dimasak, jamur itu akan membuat sendok yang terbuat dari perak berwarna hitam jika jamur itu diaduk dengan sendok itu. “Test” ini salah.
Juga tidak benar bahwa jamur-jamur tertentu dapat membahayakan kamu jika kamu hanya menyentuhnya. Dan tidak ada perbedaan antara jamur biasa dan jamur paying. Keduanya adalah sama !
Gagasan lain yang salah tentang jamur adalah bahwa jamur-jamur yang mempunyai lembaran-lembaran yang berwarna merah muda adalah aman untuk dimakan. Hal ini berdasarkan pada kenyataan bahwa ke dua jenis yang paling terkenal yang aman dimakan kebetulan mempunyai lembaran-lembaran berwarna merah muda, dan bahwa jamur Amanitas yang beracun, mempunyai lembaran berwarna putih. Tetapi sebenarnya perbedaan antara ke dua jenis ini tidak selalu dapat ditemukan. Di samping itu, banyak jamur yang aman dimakan mempunyai lembaran yang tidak berwarna merah muda sama sekali.

DUNIA KITA-Betapa Besar Ukuran Alam Semesta...^__^


Pikiran manusia tidak mungkin dapat memahami gambaran yang sesungguhnya tentang ukuran alam semesta. Kita bukan hanya tidak mengetahui berapa besar ukurannya, juga sulit untuk membayangkan seberapa besarnya alam semesta ini.
Jika kita mulai dari bumi dan bergerak, kita akan mengetahui mengapa hal itu demikian. Bumi adalah bagian dari tata surya, tetapi merupakan bagian yang sangat kecil. Tata surya terdiri dari matahari, planet-planet yang mengelilingi matahari, asteroid-asteroid, yang merupakan planet yang sangat kecil, dan meteor-meteor.
Sekarang, keseluruhan tata surya kita ini semata-mata adalah bagian yang sangat kecil dari tata surya lain yang jauh lebih besar yang dinamakan “galaksi”. Sebuah galaksi terdiri dari jutaan bintang, yang banyak di antaranya jauh lebih besar dari matahari kita, dan mungkin mempunyai tata surya tersendiri.
Jadi bintang-bintang yang kita lihat dalam galaksi kita, yang kita namakan “Bimasakti”, semuanya adalah matahari. Bintang-bintang itu demikian jauh letaknya sehingga jaraknya diukur dalam tahun cahaya dan bukannya dalam mil. Cahaya bergerak dengan kecepatan kira-kira 6.000.000.000.000 mil per tahun. Bintang yang paling cemerlang dan paling dekat dengan bumi adalah Alpha Centauri . Tahukah kamu berapa jaraknya? 25.000.000.000.000 mil !
Tetapi kita hanya membicarakan tentang galaksi kita sendiri. Konon lebarnya kira-kira 100.000 tahun cahaya. Ini berarti 100.000 kali 6.000.000.000.000 mil ! Dan galaksi kita hanyalah bagian yang sangat kecil dari sistem yang masih lebih besar.
Kemungkinan besar ada jutaan galaksi di luar galaksi Bimasakti. Dan mungkin gabungan dari semua galaksi ini hanya merupakan sebagian dari tata surya yang lebih besar.
Jadi kamu tahu mengapa tidak memungkinkan bagi kita untuk memperoleh gambaran tentang ukuran alam semesta. Kadang-kadang para ilmuwan berpendapat bahwa alam semesta ini mengembang. Ini berarti bahwa setiap beberapa miliar tahun, dua buah galaksi masing-masing akan menjadi dua kali lebih besar dari ukuran sebelumnya.